Folklores of JAMBI PROVINCE
THE BESUMPAH (SWEARING) STONE
The swearing stone locally known as Bersumpah stone is one of the old myths that is long believed by most of Kubu Kejasung people living in Baru Village, Air Hitam subdistrict, Sarolangun regency. The Kubu people who live anywhere in Jambi also believe it, yet not all the people out of tribe.
The Besumpah stone is a big stone, just as big a mature elephant. There are two footprints on its upper surface, each of which belongs to Orang Kayo Hitam and Datuk Temenggung Merah Mato. One upon a time, its was a place where Orang Kayo Hitam stated his vows. One of the vows stated that they would establish and develop Jambi. The vow was stated after he engaged with Princes Pinang Masak, Datuk Temenggung Merah Mato's daughter to live with her ever after.
After stating the vow, Orang Kayo Hitam stepped on the Besumpah stone, followed by Datuk Temenggung Merah Mato. The swearing moment was also witnessed by all Kubu people. Bassed on a story, the size of the footprints is much bigger than modern man's footprints. It's as big as five mature man's feet combinate.
The existence of the Besumpah stone is deified by Kubu people. Until now, anyone of Kubu people who will be chosen as the leader of the tribe must state the vows before the stone.
Rabu, 30 November 2016
Kamis, 20 Oktober 2016
teman
Awalnya tak pernah ada hal yang terlintas untuk bertemu. Di awali dengan pertemuan dan perkenalan, waktu yang menyatukan hingga kita saling mengerti satu sama lain, rasa peduli dan sayang satu sama lain, membuat suatu ikatan antara kau dan aku, antara kita samua yaitu teman, bukan teman tapi sahabat, yang selalu ada satu sama lain, satu kata yang mengandung sejuta makna, kata sederhana tapi istimewa
karena aku temanmu dan kamu temanku
karena aku temanmu dan kamu temanku
Selasa, 26 Juli 2016
Pantun Ojo Serius
PANTUN
OJO SERIUS
Karya Syela Mahliga W
Kain tenun pandai singkek
Di lipat dalam baki
Terbahak-bahak si kakek
Melihat ular tak berkaki
Jalan-jalan ke Cina
Jangan lupa makan rendang
Ayo tebak mau kemana
Kalau sapi pulang kekandang
Burung kenari menari-nari
Biji kemiri dibelah dua
Jangan sampai sesalkan diri
Sedih hati di hari tua
OJO SERIUS
Karya Syela Mahliga W
Kain tenun pandai singkek
Di lipat dalam baki
Terbahak-bahak si kakek
Melihat ular tak berkaki
Jalan-jalan ke Cina
Jangan lupa makan rendang
Ayo tebak mau kemana
Kalau sapi pulang kekandang
Burung kenari menari-nari
Biji kemiri dibelah dua
Jangan sampai sesalkan diri
Sedih hati di hari tua
Jumat, 24 Juni 2016
Senja
SENJA
Dulu sebelum mentari
tenggelam
Tawa dan canda memecah
hening
Teriakan dan tangisan
Dan derap langkah
Matahari terus bergerak
Bergerak kebarat
Perlahan dan perlahan
Tak berhenti bergerak
Roda sepeda berputar
Berjalan diatas jalanan
Larian anak kecil
Dan permainan kecil
Mentari
akan tenggelam
Dan
senja akan tiba
Mereka
habiskan waktu
Untuk
bermain bersama
Dihalaman rumahku
Duluku bermain bersama
Bergembira, tertawa
Menangis dan bertengkar
Setelah
senja datang
Sebelum
adzan berkumandang
Semua
telah tiba dirumah
Atau
sudah siap dimusolah
Menanti azdan maghrib
Menunggu malam tiba
Setelah maghrib
Orang pulang dari
musolah
Kini
telah berubah
Tak
semua anak bermain
Tertawa
atau bertengkar
Taka
ada yang menanti senja
Mereka sibuk dengan
benda itu
Ya benda yang mengubah
Mengubah segalanya
Gadget dan globalisasi
Tak
ada percakapan
Hanya
mata yang tertuju
Melihat
layar datar
Menggeseknya
dengan jemari
Bahkan tak peduli pada
adzan
Sedikit yang mau
melangkah
Berdiri untuk sholat
Mohonkan doa
Walau
mungkin masih ada
Masih
ada yang mau bermain
Berlari
dan bersepeda
Namun
tak semeriah dulu
Kini tinggal sunyi
Tak ada yang menanti
Menanti senja
Menunggu malam tiba
Kamis, 09 Juni 2016
5 menit
5 menit
Hal
ini berhubungan dengan makanan, tapi bukan cara masak atau penyajian makanan
dengan waktu 5 menit, tapi berhubungan dengan kebiasaan. Ada kebiasaan memakan
makanan yang telah jatuh, baik ke lantai, ataupun ke tanah, makanan yang telah
jatuh selagi belum 5 menit terjatuh bisa segera diambil dan dimakan kembali,
biasanya makanan yang dapat diambil lagi seperti roti, keripik, kerupuk,
ataupun permen. Jika makannya terkena pasir maka hanya dibersihkan saja, dan
bila yang jatuh itu permen membersihkannya dengan mencekupkannya kedalam air
biasa atau air panas.
Selain
itu ada mitos tentang makanan jatuh, jika sudah jatuh lebih dari 5 menit tidak
boleh diambil, dengan alasan sudah kotor, dan juga ada alasan bahwa makanan itu
akan dimakan setan atau jin, makanan jatuh juga sebagai pengungkapan bahwa ada
orang yang menginginkan makanan tersebut, jadi harus direlakan. Percaya atau
tidak tapi kebiasaan ini telah terjadi.
Saat
yang menyenangkan disaat kita dapat tersenyum dengan tulus melihat orang
lain bahagia
Kau
tak akan tahu kapan kebahagiaan menghapus sedih
Dan
kapan kebahagiaan sirna saat sedih menerpa
Cuma
waktu yang dapat menunjukkannya kepadamu
Karena
Tuhanlah yang maha tahu
Jika
kau inginkan kebahagiaan....
Maka
tebarkanlah kebaika
Bintang
itu seperti dosa dan pahala
Karena
kau tak akan mampu untuk menghitungnya
Bunga
itu mekar untuk layu
Begitu
pula hidup
Tapi
kita bukan bunga yang hanya mekar
Tapi
kita adalah bunga yang memberi makna
Seperti
bunga yang menebarkan keharumannya
Seperti
bunga yang menunjukkan keindahannya
Kita
harus menebarkan kebaikan
Dan
menunjukkan kebenaran
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Minggu, 08 Mei 2016
Syalala
BY SYELA
MAHLIGA. W
<>><<>><<>><<>><<>><<>><<>><<>><<>><
><<>><<>><<>><<>><<>><<>><<>><<>><<>
><<>><<>><<>><<>><<>><<>><<>><<>><<>
Orang bijak
berfikir sebelum bertindak
Orang yang
kurang bijak bertindak dulu baru berfikir
Dan orang
yang selalu mencari masalah
Terus bertindak
tanpa berfikir
Merasa nyaman dengan yang
dirasakan
Saat orang lain malah merasa
tertekan
Banyak orang yang berpura-pura demi
suatu perhatian
Satu detik sangat berharga
Namun banyak orang yang
Menyia-nyiakan setiap jam
Dalam hidupnya
Sulit untuk membaca pikiran orang
lain
Sulit untuk memahami perasaan orang
lain
Sulit untuk mengalah pada orang lain
Namun tak akan sulit untuk perduli pada orang lain.
Apakah
hidup itu?
Hidup
adalah....
Apa
yang kau rasakan, kau lihat, dan kau dengar.
Aku
telah jatuh cinta
Jatuh
cinta pada negeriku
INDONESIA.
Lambat laun seiring berjalannya waktu
Kini baru tersadari bahwa waktu telah mengubah
segalanya
Semakin lama mengiringi berjalannya waktu
Maka semakin jauh langkah tersesat
Saat ini sulit mengingat jalan pulang
Namun tetap berusaha sebelum benar-benar
tersesat
Dan tak bisa kembali kejalan yang
seharusnya di tuju.
Langganan:
Postingan (Atom)
Hahaha.. Ado- Ado Bae Disebuah ruangan diadakan rapat panitia pelaksanaan acara, Bujang juga terlibat sebagai panitia acara. Saat ini ...
-
Bubur Ayam Azan berkumandang di setiap sudut negeri, kaki-kaki melangkah berdiri di atas sajadah, bersamaan menegakkan sholat,...