Rabu, 30 November 2016

Folkor

Folklores of JAMBI PROVINCE
THE BESUMPAH (SWEARING) STONE
The swearing stone locally known as Bersumpah stone is one of the old myths that is long believed by most of Kubu Kejasung people living in Baru Village, Air Hitam subdistrict, Sarolangun regency. The Kubu people who live anywhere in Jambi also believe it, yet not all the people out of tribe.
The Besumpah stone is a big stone, just as big a mature elephant. There are two footprints on its upper surface, each of which belongs to Orang Kayo Hitam and Datuk Temenggung Merah Mato. One upon a time, its was a place where Orang Kayo Hitam stated his vows. One of the vows stated that they would establish and develop Jambi. The vow was stated after he engaged with Princes Pinang Masak, Datuk Temenggung Merah Mato's daughter to live with her ever after.
After stating the vow, Orang Kayo Hitam stepped on the Besumpah stone, followed by Datuk Temenggung Merah Mato. The swearing moment was also witnessed by all Kubu people. Bassed on a story, the size of the footprints is much bigger than modern man's footprints. It's as big as five mature man's feet combinate.
The existence of the Besumpah stone is deified by Kubu people. Until now, anyone of Kubu people who will be chosen as the leader of the tribe must state the vows before the stone.

Kamis, 20 Oktober 2016

teman

Awalnya tak pernah ada hal yang terlintas untuk bertemu. Di awali dengan pertemuan dan perkenalan, waktu yang menyatukan hingga kita saling mengerti satu sama lain, rasa peduli dan sayang satu sama lain, membuat suatu ikatan antara kau dan aku, antara kita samua yaitu teman, bukan teman tapi sahabat, yang selalu ada satu sama lain, satu kata yang mengandung sejuta makna, kata sederhana tapi istimewa
karena aku temanmu dan kamu temanku

Selasa, 26 Juli 2016

Pantun Ojo Serius

PANTUN
OJO SERIUS
Karya Syela Mahliga W 

Kain tenun pandai singkek
Di lipat dalam baki
Terbahak-bahak si kakek
Melihat ular tak berkaki

Jalan-jalan ke Cina
Jangan lupa makan rendang
Ayo tebak mau kemana
Kalau sapi pulang kekandang

Burung kenari menari-nari
Biji kemiri dibelah dua
Jangan sampai sesalkan diri
Sedih hati di hari tua

Jumat, 24 Juni 2016

Senja

SENJA

Dulu sebelum mentari tenggelam
Tawa dan canda memecah hening
Teriakan dan tangisan
Dan derap langkah
Matahari terus bergerak
Bergerak kebarat
Perlahan dan perlahan
Tak berhenti bergerak
Roda sepeda berputar
Berjalan diatas jalanan
Larian anak kecil
Dan permainan kecil
Mentari akan tenggelam
Dan senja akan tiba
Mereka habiskan waktu
Untuk bermain bersama
Dihalaman rumahku
Duluku bermain bersama
Bergembira, tertawa
Menangis dan bertengkar
Setelah senja datang
Sebelum adzan berkumandang
Semua telah tiba dirumah
Atau sudah siap dimusolah
Menanti azdan maghrib
Menunggu malam tiba
Setelah maghrib
Orang pulang dari musolah
Kini telah berubah
Tak semua anak bermain
Tertawa atau bertengkar
Taka ada yang menanti senja
Mereka sibuk dengan benda itu
Ya benda yang mengubah
Mengubah segalanya
Gadget dan globalisasi
Tak ada percakapan
Hanya mata yang tertuju
Melihat layar datar
Menggeseknya dengan jemari


Bahkan tak peduli pada adzan
Sedikit yang mau melangkah
Berdiri untuk sholat
Mohonkan doa
Walau mungkin masih ada
Masih ada yang mau bermain
Berlari dan bersepeda
Namun tak semeriah dulu
Kini tinggal sunyi
Tak ada yang menanti
Menanti senja

Menunggu malam tiba

Kamis, 09 Juni 2016

5 menit

5 menit

Hal ini berhubungan dengan makanan, tapi bukan cara masak atau penyajian makanan dengan waktu 5 menit, tapi berhubungan dengan kebiasaan. Ada kebiasaan memakan makanan yang telah jatuh, baik ke lantai, ataupun ke tanah, makanan yang telah jatuh selagi belum 5 menit terjatuh bisa segera diambil dan dimakan kembali, biasanya makanan yang dapat diambil lagi seperti roti, keripik, kerupuk, ataupun permen. Jika makannya terkena pasir maka hanya dibersihkan saja, dan bila yang jatuh itu permen membersihkannya dengan mencekupkannya kedalam air biasa atau air panas.
Selain itu ada mitos tentang makanan jatuh, jika sudah jatuh lebih dari 5 menit tidak boleh diambil, dengan alasan sudah kotor, dan juga ada alasan bahwa makanan itu akan dimakan setan atau jin, makanan jatuh juga sebagai pengungkapan bahwa ada orang yang menginginkan makanan tersebut, jadi harus direlakan. Percaya atau tidak tapi kebiasaan ini telah terjadi.

Saat yang menyenangkan disaat kita dapat tersenyum dengan tulus melihat orang lain  bahagia
Kau tak akan tahu kapan kebahagiaan menghapus sedih
Dan kapan kebahagiaan sirna saat sedih menerpa
Cuma waktu yang dapat menunjukkannya kepadamu
Karena Tuhanlah yang maha tahu
Jika kau inginkan kebahagiaan....
Maka tebarkanlah kebaika

Bintang itu seperti dosa dan pahala
Karena kau tak akan mampu untuk menghitungnya

Bunga itu mekar untuk layu
Begitu pula hidup
Tapi kita bukan bunga yang hanya mekar
Tapi kita adalah bunga yang memberi makna
Seperti bunga yang menebarkan keharumannya
Seperti bunga yang menunjukkan keindahannya
Kita harus menebarkan kebaikan
Dan menunjukkan kebenaran

++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++

Minggu, 08 Mei 2016

Syalala

BY  SYELA MAHLIGA. W
<>><<>><<>><<>><<>><<>><<>><<>><<>><
><<>><<>><<>><<>><<>><<>><<>><<>><<>
Orang bijak berfikir sebelum bertindak
Orang yang kurang bijak bertindak dulu baru berfikir
Dan orang yang selalu mencari masalah
Terus bertindak tanpa berfikir

Merasa nyaman dengan yang dirasakan
Saat orang lain malah merasa tertekan

Banyak orang yang berpura-pura demi suatu perhatian

Satu detik sangat berharga
Namun banyak orang yang
Menyia-nyiakan setiap jam
Dalam hidupnya

Sulit untuk membaca pikiran orang lain
Sulit untuk memahami perasaan orang lain
Sulit untuk mengalah pada orang lain
Namun tak akan sulit untuk  perduli pada orang lain.

Apakah hidup itu?
Hidup adalah....
Apa yang kau rasakan, kau lihat, dan kau dengar.

Aku telah jatuh cinta
Jatuh cinta pada negeriku
INDONESIA.

Lambat laun seiring berjalannya waktu
Kini baru tersadari bahwa waktu telah mengubah segalanya
Semakin lama mengiringi berjalannya waktu
Maka semakin jauh langkah tersesat
Saat ini sulit mengingat jalan pulang
Namun tetap berusaha sebelum benar-benar tersesat

Dan tak bisa kembali kejalan yang seharusnya di tuju.

Hahaha.. Ado- Ado Bae   Disebuah ruangan diadakan rapat panitia pelaksanaan acara, Bujang juga terlibat sebagai panitia acara. Saat ini ...